ASUPAN CAIRAN DAN BODY WATER MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SEHAT MEDAN
Abstract
Abstrak. Cairan atau air dapat dikatakan merupakan nutrisi yang paling penting bagi tubuh. Tubuh dapat bertahan selama kurang lebih 3 hari tanpa asupan makanan namun tubuh hanya mampu bertahan tidak lebih dari 1 hari tanpa cairan. Kandungan air tubuh relatif berbeda antar manusia, bergantung pada proporsi jaringan otot dan jaringan lemak. Tubuh yang mengandung relatif lebih banyak otot mengandung lebih banyak air, sehingga kandungan air atlet lebih banyak dari pada non atlet, kandungan air pada laki-laki lebih banyak daripada perempuan, dan kandungan air pada anak muda lebih banyak daripada orang tua. Penelitian ini adalah untuk menganalisis asupan cairan dan body water mahasiswa Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medan. Metode Penelitian dengan studi potong lintang (cross sectional) dimana data diperoleh dari banyak subyek dan dikumpulkan dalam waktu relatif bersamaan. Data penelitian berupa jumlah dan jenis asupan cairan, body water, status gizi, status hidrasi, aktivitas fisik. Kemudian sampel diambil dengan cara simple random sampling, sampel diambil secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada didalam populasi.Hasil Mahasiswa cenderung memiliki kebiasaan dengan olahraga tidak rutin 56.6% dengan pola aktivitasnya dengan tipe ringan 79.8%. Status gizi mahasiswa persentase paling tinggi 48.5%. Asupan variasi cairan yang dikonsumsi beranekaragam oleh mahasiswa. Terdapat hubungan secara statistik dengan nilai indeks p value 0.034 antara tingkat pengetahuan dengan status dehidrasi mahasiswa
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Medika Sehat (JMS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
